Tips Perekrutan Dan Penempatan SDM
Assaamu'alaikum Wr. Wb.
Apa yang kalian pikirkan saat mendengar kata SDM atau Sumber Daya Manusia dalam dunia bisnis?
Mungkin kalian akan berpikiran tentang Karyawan kan? Yaa.. Kali ini Admin akan membahas tentang Perekrutan Dan Penempatan SDM.
Mungkin kalian akan berpikiran tentang Karyawan kan? Yaa.. Kali ini Admin akan membahas tentang Perekrutan Dan Penempatan SDM.
A. Membuat Analisis Pekerjaan
Dalam Perencanaan ini, kita harus membuat perkiraan jumlah karyawan yang diperlukan, lowongan yangtersedia, dan perkiraan waktu kerja.
Anda harus melakukan analisis jabatan. Maksudnya adalah proses penetapan tugas, serta tuntunan keterampilan dari suatu jabatan. Data yang diperlukan untuk membuat analisis jabatan
- Nama Jabatan
- Kegiatan yang dilakukan
- Peralatan / mesin yang diperlukan
- Bahan yang diperlukan
- Tanggung jawab karyawan
- Pendidikan dan pelatihan
- Kondisi pekerjaan
- Risiko / Bahaya
Setelah menganalisis jabatan, kita baru bisa menentukan kualifikasi karyawan. Hal yang harus diperhatikan antara lain:
Pendidikan
Pengaaman Kerja
Keahlian fisik dan komunikasi
Tanggung jawab
Karakter / sifat
Usia
Jenis Kelamin
Keadaan fisik
Tempramen
Bakat
Dalam Perencanaan ini, kita harus membuat perkiraan jumlah karyawan yang diperlukan, lowongan yangtersedia, dan perkiraan waktu kerja.
Anda harus melakukan analisis jabatan. Maksudnya adalah proses penetapan tugas, serta tuntunan keterampilan dari suatu jabatan. Data yang diperlukan untuk membuat analisis jabatan
- Nama Jabatan
- Kegiatan yang dilakukan
- Peralatan / mesin yang diperlukan
- Bahan yang diperlukan
- Tanggung jawab karyawan
- Pendidikan dan pelatihan
- Kondisi pekerjaan
- Risiko / Bahaya
Setelah menganalisis jabatan, kita baru bisa menentukan kualifikasi karyawan. Hal yang harus diperhatikan antara lain:
Pendidikan
Pengaaman Kerja
Keahlian fisik dan komunikasi
Tanggung jawab
Karakter / sifat
Usia
Jenis Kelamin
Keadaan fisik
Tempramen
Bakat
B. Perekrutan
Perekrutan adalah proses untuk mencari karyawan untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam suatu usaha. Perekrutan ada 2 tipe, yaitu:
1. Perekrutan Eksternal (Melalui Iklan)
2. Perekrutan Internal (Rekomendsi dari karyawan dalam)
Perekrutan adalah proses untuk mencari karyawan untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam suatu usaha. Perekrutan ada 2 tipe, yaitu:
1. Perekrutan Eksternal (Melalui Iklan)
2. Perekrutan Internal (Rekomendsi dari karyawan dalam)
C. Seleksi
Adalah proses lanjutan dari Perekrutan. Sistem seleksi yaitu:
Menerima berkas laaran kerja
Melihat curriculum vitae pelamar
Menyortir berkas lamaran
Melakukan tes tulis dan wawancara
Pengsisian formulir lamaran.
Wawancara awal
Tes / Psikotes
Pengujian sikap
Menguji keterampilan
Meneliti pengalaman kerja pelamar
Pemeriksaan kesehatan
Evaluasi hasil perekrutan
Wawancara akhir
Penempatan calon karyawan baru
Pengangkatan karyawan
Adalah proses lanjutan dari Perekrutan. Sistem seleksi yaitu:
Menerima berkas laaran kerja
Melihat curriculum vitae pelamar
Menyortir berkas lamaran
Melakukan tes tulis dan wawancara
Pengsisian formulir lamaran.
Wawancara awal
Tes / Psikotes
Pengujian sikap
Menguji keterampilan
Meneliti pengalaman kerja pelamar
Pemeriksaan kesehatan
Evaluasi hasil perekrutan
Wawancara akhir
Penempatan calon karyawan baru
Pengangkatan karyawan
D. Sosialisasi Dan Orientasi
Adalah proses pengenalan karyawan sekaligus pembiasaan dengan lingkungan kerja yang baru.
Adalah proses pengenalan karyawan sekaligus pembiasaan dengan lingkungan kerja yang baru.
E. Pelatihan Dan Pengembangan
Proses ini cukup penting untuk meningkatkan kemampuan kerja seorang karyawan. Apalagi untuk karyawan baru. Sekaligus untuk mempersiapkan karyawan ke jenjang karier selanjutnya.
Proses ini cukup penting untuk meningkatkan kemampuan kerja seorang karyawan. Apalagi untuk karyawan baru. Sekaligus untuk mempersiapkan karyawan ke jenjang karier selanjutnya.
F. Evaluasi Prestasi Kerja
Karyawan harus selalu dipantau kinerjanya. Dan harus di evaluasi berkala. Apakah karyawan tersebut sudah memenuhi standar atau belum.
Karyawan harus selalu dipantau kinerjanya. Dan harus di evaluasi berkala. Apakah karyawan tersebut sudah memenuhi standar atau belum.
G. Promosi, Rotasi, Demosi, & PHK
Nilai dari proses evaluasi karyawan harus ditindaklanjuti. Adapun tidak lanjut dari nilai tersebut antara lain:
- Promosi: Proses kenaikan jabatan. Apabila karyawan tesebut sudah mencapai bahkan meleawti batas standar yang ditetapkan
- Rotasi: Proses pertukaran posisi kerja. Apabila karyawan dirasa lebih baik ditempatan di bagian lain
- Demosi: Proses penurunan jabatan. Apabila karyawan bekerja dibawah standr yang ditetapkan dan tidak berusaha untuk lebih baik lagi
- PHK (Pemutusan Hubungan Kerja): Proses penghentian karyawan dari jabatannya dan dikeluarkan dari perusahaan. Apabila karyawan sangat buruk dala melaksanakan tanggung jawabnya.
Nilai dari proses evaluasi karyawan harus ditindaklanjuti. Adapun tidak lanjut dari nilai tersebut antara lain:
- Promosi: Proses kenaikan jabatan. Apabila karyawan tesebut sudah mencapai bahkan meleawti batas standar yang ditetapkan
- Rotasi: Proses pertukaran posisi kerja. Apabila karyawan dirasa lebih baik ditempatan di bagian lain
- Demosi: Proses penurunan jabatan. Apabila karyawan bekerja dibawah standr yang ditetapkan dan tidak berusaha untuk lebih baik lagi
- PHK (Pemutusan Hubungan Kerja): Proses penghentian karyawan dari jabatannya dan dikeluarkan dari perusahaan. Apabila karyawan sangat buruk dala melaksanakan tanggung jawabnya.
4 jalan tersebut menentukan perencanaan SDM.
Yaa itu saja yang dapat Admin sampaikan.
Sekian.
See You Later.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..
Sekian.
See You Later.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb..
Komentar